PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN MINI SOCCER
HASTMA CUP #3 TAHUN 2026

A. JENIS PERTANDINGAN

Jenis pertandingan adalah Mini Soccer antar angkatan HASTMA.

B. SISTEM PERTANDINGAN

  1. Pada babak penyisihan menggunakan system setengah kompetisi yang terbagi dalam 2 (grup) grup A dan B.
  2. Setiap grup diambil juara dan runner up untuk melanjutkan keputaran selanjutnya.
  3. Pada putaran ke dua (semi final), Juara grup A lawan Runner up grup B dan Runner up grup A lawan Juara grup B. Masing-masing pemenang melaju ke babak final dan berhak mendapat Juara ke-1 dan 2.
  4. Juara ke-3 diperebutkan oleh tim yang kalah di semifinal.
  5. Peraturan yang digunakan adalah peraturan yang dianut PSSI yang disesuaikan dengan kondisi setempat.

C. PESERTA

  1. Peserta adalah Anggota per angkatan HASTMA Pengda Anyer - Cilegon - Banten. Tidak menutup untuk anggota HASTMA luar daerah jika ingin bergabung.
  2. Perlengkapan dan akomodasi ditanggung oleh masing-masing peserta. Konsumsi/snack disediakan oleh panitia.
  3. Setiap tim/angkatan terdiri dari 12 pemain, 7 pemain di lapangan dan 5 pemain cadangan. (Kondisional)
  4. Setiap tim didampingi oleh 1 (satu) orang Manajer/Official sebagai komunikator panitia.

D. PERATURAN PERTANDINGAN

  1. Pertandingan dimulai dari Fase grup sampai Final dilaksanakan di Lapangan Mini Soccer MS Arena pada Sabtu, 31 Januari 2026.
  2. Bola yang digunakan disediakan dan ditentukan oleh panitia.
  3. Setiap tim wajib menggunakan jersey yang sama (seragam), kecuali kiper.
  4. Apabila jersey kedua tim warna/corak sama, maka akan dilakukan poin tos untuk menentukan tim yang menggunakan rompi.
  5. Setiap tim yang bertanding diharapkan hadir 30 menit sebelum pertandingan dimulai.
  6. Apabila tim yang akan bertanding tidak hadir di lapangan lebih dari 10 menit dari waktu yang telah ditetapkan, tim tersebut dinyatakan kalah WO dengan skor 3-0.
  7. Pergantian pemain tidak dibatasi jumlahnya. Pemain yang sudah keluar diperbolehkan masuk kembali.
  8. Di babak Semifinal, Final, dan Perebutan tempat ketiga, jika Pertandingan di babak kedua berakhir seri maka dilanjutkan dengan 3 kali tendangan adu penalty oleh pemain terakhir yang ada di lapangan. Jika masih imbang juga dilanjutkan dengan 1 kali tendangan penalty (sudden death) oleh pemain yang tersisa dilapangan dari masing masing tim dengan melakukan koin tos ulang terlebih dahulu. Pemain yang mencetak gol dalam sudden death timnya berhak memenangkan pertandingan, namun jika tertepis kiper maka tim kiper yang memenangkan pertandingan.
  9. Kiper tidak boleh menangkap bola menggunakan tangan saat rekan setim memberikan umpan dari kaki (Backpass).

E. PERHITUNGAN KEMENANGAN

  1. Di fase grup, kemenangan ditentukan oleh skor akhir dari setiap pertandingan dengan perincian, dalam 1 kali kemenangan (1 partai) setiap tim yang menang mendapatkan nilai 3 (tiga) poin, jika imbang/seri 1 Poin dan jika kalah tidak mendapatkan poin (nol).
  2. Di fase grup dan semifinal, lama waktu pertandingan adalah 1 x 16 menit (istirahat minum) dan diberikan waktu jeda antar match 2 menit (sesi 1) dan 4 menit (sesi 2). Babak final dan perebutan tempat ke-3 lama waktu pertandingan adalah 1 x 18 menit.
  3. Di fase grup, untuk Penentuan juara dan runner up ditentukan secara berurutan :
    • 3.1. Point
    • 3.2. Selisih gol
    • 3.3. Jumlah cetak gol
    • 3.4. Jumlah kebobolan
    • 3.5. Jumlah kartu paling sedikit (Merah = 2 kartu kuning)

F. PROTES/SANKSI

  1. Setiap pemain/official/penonton harus berperilaku sopan dan fairplay tidak boleh berkata kotor atau melakukan tindakan anarkis yang bisa menimbulkan keributan, perelahian, kerusakan dll.
  2. Pemain dilarang berperilaku yang dapat memancing emosi para penonoton untuk membuat keributan.
  3. Apabila terjadi seperti pada butir 1 dan 2 maka wasit akan langsung memberikan peringatan kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Jika hal pelanggaran di atas masih dilakukan maka akan diberikan sanksi tegas berupa teguran kartu kuning/kartu merah atau terkena hukuman drop out dari pertandingan sehingga tim terdiskualifikasi (gugur) dan tidak dapat mengikuti pertandingan selanjutnya.
  4. Sanksi kartu merah dan 2 kartu kuning dalam 1 pertandingan adalah larangan bermain kepada pemain untuk 1 laga selanjutnya. Sanksi 2 kartu kuning dalam 2 pertandingan adalah larangan menjadi starter dan masuk paling cepat menit ke-8 untuk 1 laga selanjutnya.
  5. Jika dalam 1 tim ada pemain mendapat kartu merah atau 2 kartu kuning dalam 1 pertandingan, maka 1 pemain tersebut harus segera keluar dengan sisa pemain 6 orang. Pemain pengganti diperbolehkan masuk setelah 2 menit dari kejadian kartu merah, atau sebelum 2 menit tim yang memperoleh kartu merah kemasukan gol.
  6. Setiap pemain harus menaati setiap peraturan yang telah ditetapkan panitia.
  7. Setiap pemain maupun tim wajib menjunjung tinggi nilai sportifitas.
  8. Setiap pemain/perwakilan tim/angkatan wajib menandatangani hasil technical meeting.
  9. Bagi pemain/perwakilan tim/angkatan yang tidak hadir dalam technical meeting dianggap setuju dengan peraturan yang telah ditetapkan bersama.
  10. Wasit disiapkan oleh panitia dengan menyewa dari luar/profesional.
  11. Segala keputusan wasit adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  12. Hal hal yang belum tercantum dalam peraturan ini akan ditentukan kemudian.

G. WAKTU DAN TEMPAT

  1. Pertandingan akan dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026 dengan waktu pertandingan dimulai:
    Sesi I : Pukul 16.00 WIB - 18.00 WIB.
    Sesi II : Pukul 18.30 WIB - 20.20 WIB.
  2. Tempat pertandingan adalah Lapangan (A) Mini Soccer MS Arena, Jl. Lingkar Selatan (JLS), Serdang, Kec. Kramatwatu, Kab. Serang, Banten.

H. LAIN-LAIN

  1. Pengundian pembagian grup dilaksanakan pada saat Technical Meeting. Teknis pengundian/pengocokan ditentukan oleh panitia.
  2. Hal hal yang tidak tercantum dalam peraturan ini akan ditetapkan selanjutnya oleh panitia berdasarkan musyawarah dan mufakat setelah mendapatkan persetujuan dari tim penasehat.